Seribu Jalan menuju Sukses Promosi Jabatan

PromosiAda banyak faktor yang mempengaruhi seseorang mendapatkan promosi atau naik jabatan. Salah satunya adalah prestasi kerja dan cara ‘menjual diri’ yang bagus. Kedua faktor ini mesti Anda miliki jika ingin karier melesat. Jangan buru-buru mengangkat alis mendengar kata ‘menjual’ atau mempromosikan diri sendiri. No, Anda tidak akan dianggap ke-PD-an. Malah sebaliknya, dengan cara inilah prestasi Anda terlihat. Jadi mulai sekarang, cobalah lebih aktif mempromosikan diri sendiri pada atasan bahwa Andalah yang terbaik dan layak mendapatkan peningkatan karier. Tidak tahu caranya? Coba cara ini:

Bersemangat

Karyawan yang terlihat antusias dan bersemangat menyelesaikan berbagai tugas, tentu akan menarik perhatian. Pasalnya, semangat itu tak hanya berdampak bagi dirinya sendiri, tapi juga akan menebarkan energi positif di lingkungan kerjanya. Pasanglah wajah excited saat bekerja, sehingga Anda terkesan mudah didekati dan diajak bicara. Setiap atasan tentunya akan merasa senang memiliki karyawan yang selalu tampak gembira dan menikmati pekerjaannya. Sehingga ia pun tidak akan ragu memberi Anda pekerjaan dan tantangan-tantangan baru.

Curi Perhatian

Layaknya sebuah iklan yang bisa mencuri perhatian dalam waktu singkat, Anda pun perlu melakukannya. Buatlah orang lain selalu terkesan dan senang bicara dengan Anda. Saat office party atau kesempatan ngobrol dengan atasan, lontarkan topik-topik menarik. Tunjukkan bahwa Anda mengetahui apa yang terjadi di dunia ini. Misalnya, Anda yang sehari-hari bergelut di dunia keuangan, jangan hanya membicarakan seputar ekonomo dan hal-hal berat lainnya. Cobalah topik yang ringan, misalnya membicarakan potongan rambut terkini, trend fashion, atau mungkin melontarkan tips mengurangi global warming. Atasan akan menganggap Anda memiliki wawasan dan pergaulan yang luas.

Hang out Bersama Atasan

Anda tentu tahu bahwa kedekatan hubungan dengan atasan merupakan kunci untuk mencapai promosi. Jadi jangan pernah melewatkan setiap kesempatan yang memungkinkan Anda bisa bergaul akrab dengan atasan. Hangout bareng teman dan atasan bisa dicoba. Dalam suasana yang santai seperti ini, biarkan atasan mengenal lebih jauh sosok Anda. Maklum, pada kesempatan formal, atasan mungkin terlalu sibuk sehingga tidak bisa memerhatikan anak buahnya satu per satu. Saat berada dalam kesempatan informal seperti ini, hindari terlalu banyak berkumpul atau ngobrol dengan sesama rekan kerja, tapi cobalah mendekati dan ngobrol dengan atasan. Jadilah diri sendiri, bersikaplah biasa, seperti Anda sedang bersama teman-teman yang lain. Awalnya mungkin Anda akan merasa sungkan. Tapi begitu merasa klik, Anda bisa bicara panjang lebar, terutama soal pekerjaan. Mungkin dari sini dia akan tertarik pada Anda.

Jaga Mulut

Sekesal apa pun Anda dengan rekan kerja atau atasan, jangan pernah berkata buruk atau menjelek-jelekkannya. Ingat, dinding selalu punya telinga. Anda tak ingin kan, caci maki Anda justru berdampak buruk pada image Anda. Karena, sedikitbanyak image seseorang akan dipengaruhi cara ia berbicara. Jadi, akan lebih baik bila Anda langsung menyampaikan rasa kesal Anda ,daripada membicarakan di belakangnya.

Jaga Penampilan

Pakaian apa yang Anda pakai secara tidak langsung akan menggambarkan bagaimana diri Anda. Karena itu, cobalah untuk selalu tampil memesona. Sesuaikan pakaian dengan lingkungan yang ingin Anda masuki. Bila Anda ingin dipromosikan sebagai manajer, maka berpakaianlah seperti seorang manajer. Tenang, tak ada salahnya kok tampil sedikit lebih formal, layaknya atsan Anda. Sikap ini akan membuat Anda terlihat optimis dan siap menerima tanggung jawab yang lebih besar.

Pilih Teman

Ini bukan berarti Anda hanya bisa berteman dengan orang-orang tertentu saja. Sebagai pegawai yang baik, Anda tentu harus bisa bergaul dan bersikap ramah dengan siapa saja di lingkungan kantor. Meski pun begitu, tak semua orang bisa menjadi teman dekat atau teman diskusi Anda. Ada baiknya Anda sedikit berhati-hati memilih teman untuk berbagi ide dan cerita seputar kantor. Jangan sampai Anda justru bercerita dengan si tukang gosip, bisa-bisa masalah Anda dijadikan bahan gosip. Enggak mau kan, reputasi Anda rusak gara-gara gosip?

Tak Perlu Malu Bertanya

Setiap perusahaan berkewajiban mengevaluasi hasil kerja para karyawannya. Idealnya, evaluasi dilakukan selama enam bulan atau setahun sekali. Namun, bila atasan tak kunjung memanggil Anda untuk evaluasi kerja, tak ada salahnya kok bisa Anda bertanya dan mengingatkannya. Bisa jadi, si bos sedang banyak kerjaan dan lupa memanggil Anda. Sesekali Anda juga bisa berdiskusi mengenai perkembangan karier Anda. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apa saja yang harus Anda tempuh untuk kemajuan karier.

 

Permen Promosi 2012

This entry was posted in Tips Promosi and tagged , . Bookmark the permalink.