Bahayakah Permen Karet Tertelan?

Bahayakah Permen Karet Tertelan?Bila permen karet tertelan, pertama, harus lihat dulu jenisnya. Karena, ada dua jenis permen karet, chewing gum – permen karet yang hanya bisa dikunyah saja tidak bisa digelembungkan – dan bubble gum – chewing gum yang elastis sehingga dapat dibuat menggelembung.

chewing gum masih relatif lebih aman untuk anak karena kalaupun tertelan tidak begitu lengket. Pada dasarnya bubble gum dan chewing gum terdiri dari perasa, pemanis, pengawet, dan gum base. Gum base adalah cairan kental berbahan dasar alami misalnya getah pohon, maupun bahan sintetis.

Perasa, pemanis, dan pengawet buatan masih bisa diserap oleh usus kita, namun tidak demikian dengan gum base yang tidak dapat dicerna oleh tubuh karena kandungan karet polimernya.

Jangan khawatir bila si kecil menelan sebuah permen karet. Sebuah permen karet yang tidak dapat dicerna ini dapat dengan aman melewati saluran cerna sampai usus besar dan dibuang melalui tinja dalam dua sampai tiga hari pascatertelan.

Untuk boleh mengonsumsi permen karet, disarankan setelah usia anak di atas enam tahun. Pada usia ini, mereka sudah dapat diedukasi untuk tidak menelan permen karet dan diberi penjelasan mengenai risiko tertelan permen karet.

Kandungan sorbitol pada permen karet dapat menimbulkan keluhan diare bila tertelan, dan bahan lainnya dapat menimbulkan kembung. Pada bayi dan anak kecil, tertelan permen karet dapat mengakibatkan tersedak dan terhambatnya aliran jalan napas yang dapat berakibat fatal. Salah satu penyebab adalah belum sempurnanya refleks menelan dan memuntahkan benda asing pada bayi dan anak kecil.

 

Dampak

Keluhan diare, sering buang angin, dan kembung dapat terjadi pada anak yang beberapa kali menelan permen karet. Jadi sebaiknya diingatkan agar tidak sering menelan permen karet.

Akan berbahaya jika anak menelan permen karet dalam jumlah besar sekaligus dalam waktu singkat dan di dalam lambung bercampur dengan makanan atau benda asing lainnya. Karena bisa membentuk suatu gumpalan besar (bezoar) yang dapat menimbulkan sumbatan usus.

Pernah sebuah kasus dilaporkan di Amerika Serikat tentang seorang anak perempuan berusia 1,5 tahun yang menelan sebuah permen karet bersama dengan empat uang logam (koin) sehingga tersangkut di kerongkongan dan harus menjalani tindakan esofagoskopi.

Jadi, meskipun sebuah permen karet yang tak sengaja tertelan biasanya tidak akan menimbulkan masalah pernapasan dan pencernaan pada anak, namun bila terdapat keluhan yang semakin berat, jangan ragu untuk segera membawa si kecil ke dokter.

 

Lakukan Pertolongan Pertama!

Bila anak menelan permen karet, Anda bisa melakukan tindakan berikut:

– Periksa jalan napas dengan cara menyuruh anak membuka mulut. Lihat apakah permen karet masih terlihat dalam rongga mulut atau tidak, jika masih dapat diraih, segera dikeluarkan.

– Perhatikan apakah ia tersedak atau tidak, tanda anak tersedak adalah tampak gelisah, tidak bisa berbicara, dan sesak napas. Bila tersedak, ada tiga cara yang dapat dilakukan: (1) segera raih dengan jari bila permen karet masih terlihat, (2) tepuk dengan tenaga kuat bagian atas punggung (back slap) anak agar permen karet dapat dimuntahkan, dan (3) lakukan penekanan pada perut bagian atas (Heimlich maneuver, lihat gambar) agar timbul tekanan pada saluran napas sehingga mendorong permen karet keluar.

– Bila anak tidak tersedak dan tidak mengalami gangguan napas, berikan air minum.

Permen Promosi 2012

This entry was posted in Tips Permen and tagged . Bookmark the permalink.